A For Corrosion

Oh yes that moment. 

Waktu itu Pras berhasil dapet nilai A buat mata kuliah Korosi. Terus aku harus memenuhi janji main bareng dia selama 12 jam penuh. 

Highlight nya adalah jalan-jalan ke Taman Kupu-Kupu di Cihanjuang dan ke Stasiun Kereta Api Kota Bandung. Selebihnya cuma jalan-jalan keliling Kota Bandung dan main di rumahku. Ini aneh banget jalan-jalan ke stasiun padahal kita nggak lagi mau naik kereta. 😂

Waktu itu kita belum pacaran. Dan sebenernya kita berdua emang nggak pernah menyatakan diri sebagai pacar satu sama lain sih sampe akhirnya nikah pun. 😮

Kalo buat aku, hari itu rasanya campur aduk. Awalnya kikuk banget karena harus jalan bareng temen cowok yang bukan pacar, bukan juga sahabat. Simply temen cowok yang selama ini baik banget mau anter jemput aku selama penelitian buat tugas akhir. Kebayang nggak sih gimana awkward nya? 😓

12 hours is not a short time to be spent with those who you don’t really close with. Dan akhirnya acara main bareng di hari itu pun berakhir dengan aku dianterin pulang ke rumah. Waktu jalan dari stasiun ke parkiran, Pras gandeng tangan aku buat pertama kalinya. Bukan gandengan tangan yang malu-malu kucing atau yang mesra kaya orang pacaran, tapi gandeng tangan yang biasa aja, dimana tampangnya Pras flat banget. Meanwhile, in my head: How can you be so flat? Don’t you know that my heart beats so fast? 😯

🌟🌟🌟

So this is one of our love stories. Cheesy, I know.. ğŸ™ˆ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s