Kriteria Memilih Barang Ala Konmari Method: does it spark joy? 

Waktu menyingkirkan barang dari rumah kamu, standar apa yang kamu pakai? 

Menurut Marie Kondo, ada beberapa pola umum yang menjadi alasan kita dalam menyingkirkan barang. Pertama, di saat barang yang kita punya udah nggak berfungsi lagi sebagaimana mestinya. Misalnya barangnya rusak dan udah nggak bisa dibenerin atau ada bagian yang hancur. Kedua, di saat barang yang kita punya udah out of date. Misalnya pakaian yang udah nggak sesuai dengan fashion trend saat ini. 

Kalo ada alasan yang jelas kaya gitu sih gampang aja kali ya buat nyingkirin barang. Tapi kalo nggak ada alasan yang memaksa, sulit banget rasanya buat nyingkirin barang kita. 

Ada beberapa tolak ukur yang digunakan para expert dalam menyingkirkan barang. Tapi kalau kata Marie Kondo, jangan fokuskan pikiran kita pada apa yang akan kita singkirkan. Sebaiknya, pilih aja barang yang ingin kita simpan. Gitu katanya. 

“However, the moment you start focusing on how to choose what to throw away, you have actually veered significantly of course.”

“…Because we should be choosing what we want to keep, not what we want to get rid of.”

Seringnya memang kita terlalu fokus mikirin barang mana yang mau kita singkirkan, sampe-sampe kita lupa untuk menghargai barang yang bener-bener kita suka, yang pengen kita simpen. 

Maka cara terbaik untuk milih barang mana yang ingin kita simpen dan barang mana yang ingin kita singkirkan adalah dengan memegang setiap barang dan tanyakan ke diri sendiri: apakah barang ini memercikkan kesenangan? Kalau iya, berarti barangnya layak untuk disimpen. Tapi kalau enggak, berarti ya memang harus disingkirkan. Sesimpel itu.

“…the best way to choose what to keep and what to throw away is to take each item in one’s hand and ask: “Does this spark joy?” If it does, keep it. If not, dispose of it.”

Sama halnya dengan aku, kamu mungkin bakalan bertanya-tanya, kriteria semacam itu emangnya efektif? Katanya sih saat kita memegang suatu barang, tubuh kita bakalan bereaksi. Responnya terhadap setiap barang bakalan beda-beda. Dicoba dulu aja kali ya.. 

Penggunaan kriteria ini oleh Marie Kondo bukannya tanpa alasan. Menurut dia, inti dari beres-beres adalah supaya ruangan dan barang-barang yang ada di dalamnya bisa membawa kebahagiaan buat yang beres-beres. Makanya, kriteria terbaik dalam memilih barang yang ingin kita simpan dan yang ingin kita singkirkan tentunya adalah: apakah barang itu bisa membawa kebahagiaan dan kesenangan untuk diri sendiri? Gitu.. 

“Keep only those things that speak to your heart. Then take the plunge and discard all the rest. By doing this, you can reset your life and embark on a new lifestyle.” 


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s