Review Buku Early Learning untuk Anak-anak

Di luar sana, buku early learning untuk anak-anak tersedia dalam berbagai macam judul dengan konsepnya masing-masing. Mana yang terbaik? Aku rasa para ibu lebih tahu mana yang terbaik dan cocok untuk anaknya. Disini aku mau ngasih gambaran mengenai 3 judul buku early learning yang aku punya. Check it out ya Mommies.. 



My First Zoo

Buku dari Penerbit Dorling Kindersley (DK) ini bentuknya board book, dengan easy grip picture tabs di bagian atas dan sisi kanannya. 

Hal yang aku suka dari buku ini adalah karena: 

  • Gambarnya real pictures, atau photographic pictures mungkin ya istilahnya.. Jadi anak-anak bisa tahu wujud asli hewan-hewan yang ada di dalam buku ini. 

  • Background bukunya yang berwarna putih membuat gambarnya terlihat lebih jelas dan kontras. 
  • Picture tabs di bagian atas dan sisi kanan memudahkan kita untuk melihat hewan-hewan berdasarkan kategorinya masing-masing.

  • Di dalamnya ada banyak sekali macam-macam hewan, mulai dari kelompok primata, predator, hewan wilayah Afrika, hewan wilayah tropis, hewan wilayah dingin, aneka burung, serangga, reptil, hewan laut, hewan wilayah Australia, hewan nokturnal, hingga hewan peliharaan. 
  • Buku ini cukup interaktif, di dalamnya terdapat beberapa pertanyaan dan ajakan agar para pembaca bisa terlibat lebih aktif. 

Kalau hal yang aku kurang suka, hmm.. Sebenernya bukan kurang suka juga sih.. Jadi kalau aku perhatikan, anakku (saat ini berusia 21 bulan) kurang bisa fokus mengenal nama-nama hewan ketika dalam satu halaman terdapat banyak sekali gambar. 

Oh ya, buku ini cocok untuk anak usia 0-5 tahun ya. Selain judul Zoo, serial buku ini juga tersedia dalam berbagai judul lainnya.

First 100 Words

Untuk yang suka beli buku di event Big Bad Wolf (BBW), pasti hafal banget sama buku terbitan St. Martin’s Press ini. Maklum, buku ini memang sering muncul di BBW dan jadi incaran sebagian besar newly moms

Buku ini berbentuk board book dengan cover-nya yang softly padded sehingga empuk dan enak dipegang. 

Hal yang aku suka dari buku ini diantaranya:

  • Gambarnya photographic pictures, sehingga anak-anak bisa mengetahui wujud asli benda-benda yang ditampilkan dalam buku. 

  • Buku ini berisi hal-hal yang ada di sekeliling kita dan hal-hal yang sifatnya umum dalam kehidupan sehari-hari. Kategori yang ditampilkan di buku ini diantaranya warna, kendaraan, perlengkapan mandi, tidur, dan makan, buah dan sayur, macam-macam ekspresi, benda di taman, pakaian, mainan, binatang peliharaan, dan binatang ternak. 

  • Ukurannya yang kecil dan cover-nya yang empuk memudahkan anak-anak untuk menggenggam buku ini. 

Hal yang aku kurang suka dari buku ini, lagi-lagi karena dalam satu halaman terdapat banyak sekali gambar sehingga membuat anakku kurang bisa fokus dalam mengenal nama-nama benda. Dan background gambar yang warna-warni juga sedikit banyak membuat anakku terdistraksi sehingga kurang fokus. 

Buku ini cocok untuk anak berusia 0-5 tahun dengan rating bintang 4,3/5 versi Goodreads. Selain judul Words, serial buku ini juga tersedia dalam berbagai judul lainnya. 

My Very First Book of Animal Sounds

Berhubung aku suka sama karya-karyanya Eric Carle, maka aku mewanti-wanti diri sendiri untuk nggak berat sebelah saat nulis review ini. 

Buku terbitan Philomel Books ini berbentuk board book dimana setiap halaman di bagian dalamnya terpotong menjadi dua bagian. Bagian kanan atas berisi gambar-gambar hewan dan di sebelah kirinya berisi nama hewan tersebut. Sedangkan bagian kanan bawah bertuliskan suara hewan untuk dicocokkan dengan bagian atasnya. Konsep dari buku ini adalah mencocokkan gambar hewan dengan suaranya. 

Hal yang aku suka dari buku ini diantaranya:

  • Dalam satu halaman hanya terdapat satu gambar hewan. Yang aku rasakan, hal ini membuat anakku benar-benar fokus dalam mengenal nama hewan. 

  • Background nya yang berwarna putih membuat gambar terlihat lebih jelas dan kontras sehingga membuat anak lebih fokus dalam memperhatikan gambar. 
  • Buku ini bersifat interaktif karena memang didesain untuk membuat anak terlibat aktif dalam memasangkan gambar hewan dan suaranya. Fitur ini belum kami rasakan manfaatnya, mengingat usia anakku yang baru 21 bulan dan belum bisa membaca.

Hal yang aku kurang suka dari buku ini, diantaranya adalah karena gambar-gambar di buku ini berupa ilustrasi sehingga dikhawatirkan anak akan kesulitan untuk mengetahui wujud asli dari benda yang dimaksud. Jumlah gambar di dalam buku ini juga jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah gambar dalam dua buku yang sudah dibahas sebelumnya. 

Buku ini cocok untuk anak usia 0-5 tahun dengan rating bintang 3,8/5 versi Goodreads. Selain judul Animal Sounds, serial buku ini juga tersedia dalam berbagai judul lainnya. 

Dari ketiga buku itu, kalau ditanya mana yang terbaik, menurutku masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Ibu pasti tahu yang terbaik dan yang paling cocok untuk anaknya masing-masing. 

Tapi kalau ditanya mana favoritku, saat ini buku My Very First Book of Animal Sounds masih jadi favoritku, mengingat buku ini sudah menemani aku dan anakku cukup lama, dan juga merupakan salah satu buku yang membuat kosakata anakku bertambah sangat pesat. 

Oke Mommies, sekian review dari aku kali ini. Hope you’ll find it useful! 

Advertisements

Toy Review: Sound Puzzle

Kali ini aku mau coba review mainan anak berupa puzzle. Udah lama banget aku tertarik sama mainan anak dari brand Melissa & Doug dan baru kali ini nemu toko yang jualnya. 

Intro dulu ya agak panjang.. πŸ™Š Berawal dari kekecewaan yang berulang-ulang setiap kali beli wooden toy, entah itu kualitas kayunya yang nggak bagus, finishing nya yang kurang mulus dan rapi, pengecatannya yang nggak rapi, sampe pada ketahanannya yang kurang optimal, alias nggak tahan banting. 

Akhirnya aku cari-cari brand wooden toy di Pinterest dan nemu Melissa & Doug. Langsung liat-liat website nya dan makin tertarik! Maunya sih beli langsung dari website nya. Tapi galau: kalo mau free shipping, pasti bakalan kena pajak bea cukai. Kalo mau menghindari pajak bea cukai, belinya harus sedikit dan kena shipping fee. Antara rugi dan rugi πŸ˜‚. 

Oke, jadilah aku cari-cari yang jual brand ini. Bandingin harganya dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya. Sampe akhirnya nemu yang jual dengan harga paling reasonable. Karena sering kecewa dengan wooden toy yang dulu-dulu pernah dibeli, jadinya untuk trial pertama kali, aku beli satu mainan dulu dari Melissa & Doug ini. Ini dia:

Aku beli Sound Puzzle yang Vehicles, berhubung saat itu anakku lagi suka sama segala macam kendaraan. Itu yang di foto udah nggak mulus 100% karena udah sering dimainin dan dibanting-banting anakku, ya.. 

Menurut aku pribadi, kualitas kayunya cukup bagus meskipun bukan solid wood. Finishing nya rapi dan aman, nggak ada sharp edges. Pengecatannya rapi karena bukan pengecatan manual. Ketahanannya juga lumayan tahan banting, meskipun sering dibanting-banting anakku tapi masih tetep berfungsi dengan baik dan nggak patah. 

Sound puzzle ini membutuhkan 2 baterai ukuran AAA untuk bisa mengeluarkan bunyi. Supaya kita bisa mendengarkan bunyi kendaraannya, kita harus menempatkan potongan puzzle ini ke papan puzzle nya. Di papan puzzle nya juga ada gambar yang sama dengan gambar di potongan puzzle, sehingga memudahkan anak-anak untuk memasangkan potongan puzzle ke tempat yang benar. Suara yang keluar dari sound puzzle ini adalah suara asli kendaraan-kendaraan tersebut. Jadi bisa dapet pengalaman audio juga ya.. 

Minusnya dari mainan ini adalah: walaupun potongan puzzle nya kita pasangin di tempat yang salah, bunyi kendaraannya tetep keluar.. πŸ˜… Hahaha.. 

Selain yang vehicles, sound puzzle ini juga tersedia dalam varian shapes, train, farm animal, zoo animals, pets, fire truck, dan musical instruments

Age recommendation untuk mainan ini adalah 2+ alias untuk anak 2 tahun ke atas. Tapi aku beliin mainan ini untuk anakku waktu dia umur 1 tahun lebih dikit. πŸ˜“ Kalo kamu mau tau lebih banyak tentang brand Melissa & Doug, kamu bisa cek websitenya di http://www.melissaanddoug.com ya.. Semoga blog post ini bermanfaat buat kamuuu.. 😊

Room on the Broom

Kali ini aku mau review tentang story book yang aku beli dari jastip Big Bad Wolf (BBW). Judul buku ini adalah Room on the Broom, dimana author nya adalah Julia Donaldson yang terkenal dengan story book untuk anak-anak, dan illustrator nya adalah Axel Scheffler

Sejujurnya aku pun masih galau ya tentang bacain cerita fiksi ke anakku. Takutnya kalo baca cerita fiksi, nanti anak jadi susah ngebedain hal yang sifatnya real dengan hal yang sifatnya fantasi. Tapi terlepas dari kategori ceritanya yang fiktif, sebenernya cerita Room on the Broom ini punya moral of the story yang bagus menurutku. 

Kalo yang aku dapet, pesan moral dari cerita ini adalah tentang kedermawanan, persahabatan, kerja sama, dan pesan untuk nggak gampang menyalahkan orang lain di saat sesuatu yang buruk terjadi. 

Ilustrasi dari buku cerita ini bagus, pesan moralnya bagus, dan kalimat dalam berceritanya rhyming.. Rating nya di Goodreads adalah 4.4/5 dan buku ini masuk dalam jajaran New York Times Best Seller. Gimana, bagus kan? Semoga review dari aku ini bermanfaat ya! 

Panda Bear, Panda Bear, What Do You See?Β 

Satu lagi buku yang aku beli dari jastip Big Bad Wolf (BBW) datang! Buku ini cukup banyak diminati dan sayangnya aku kebagian yang udah sisa-sisa. Jadinya kondisi buku yang aku terima nggak 100% mulus. Jastip aku pun cuma dapet satu buku aja untuk judul ini. Dan sayangnya dia nggak bilang dari awal kalo kondisi bukunya ada defect sedikit. Agak patah hati awalnya. Tapi mengingat content dari buku ini bagus, jadi jangan sedih lagi yesss.. 

Buku yang bakalan aku review ini judulnya Panda Bear, Panda Bear, What Do You See? by Bill Martin Jr. (author) dan Eric Carle (illustrator). 

Buku ini punya fitur slide and see. Jadi kalo kamu geser-geser bagian kotak di sebelah kanan bawah dari buku ini, kamu bisa nemu tulisan atau gambar hewan-hewan. Buku ini sendiri merupakan versi interaktif dari buku klasik pendahulunya: Brown Bear, Brown Bear, What Do You See? yang author nya adalah Bill Martin Jr. dan illustrator nya adalah Eric Carle. 

Berhubung buku yang aku beli ini jenisnya board book, jadi halaman bukunya tebel-tebel dan nggak perlu khawatir disobek sama anak bayi.. 
Yang aku suka dari buku ini, pertama karena ini adalah buku yang interaktif, jadi aku bisa lebih banyak melibatkan anakku. Dia nggak cuma denger aku ceritain isi bukunya, tapi juga bisa ikutan geser-geser bagian slide and find nya. 

Kedua, pastinya aku suka banget sama ilustrasi buatan Eric Carle yang khas. For your information: Eric Carle ini salah satu children book author favoritnya aku! 😍 Selalu suka pokoknya sama karya-karyanya Eric Carle.. 

Ketiga, kalimat-kalimat dalam buku ini cukup sederhana, dengan repetisi yang jadi ciri khasnya Bill Martin Jr. dan Eric Carle. Gambar-gambarnya juga gede banget. Bisa sekalian buat ngenalin nama-nama hewan jugaaa.. Cocok deh buat anak-anak yang suka picture book.. 

Rating dari Goodreads untuk buku ini adalah 4.2/5 ya. Hmmm.. Tempting kan? 😁 Oke, segitu dulu ya review buku dari aku kali ini. Kalo ada buku-buku anak lainnya yang bagus, kamu kasih tau aku yaaa.. Hihihi.. 

Cat by Matthew Van Fleet πŸ±

Aaaaa.. I’m too excited to write a review of this one book. Kali ini aku mau review buku yang judulnya Cat, by Matthew Van Fleet. 🐱🐱🐱Alhamdulillah.. Akhirnya yah! Kesampean juga punya buku ini. 

Kalo kamu belum tau, aku kasih tau sekarang ya.. Matthew Van Fleet itu salah satu children book author favoritnya akuuu! 

Dari mana aku dapetin ini? Dari Big Bad Wolf (BBW)! Thanks to BBW to make my dream comes true! Kalo bukan karena dijual di BBW, kayaknya aku nggak bakalan beli buku ini karena original price nya kalo di-kurs-in ke Rupiah itu jatohnya jadi 350.000 lebih.. 😨 Nggak kuaaat! 

Buku ini adalah salah satu hot items di BBW. Larisss manisss banget jadi rebutan semua orang. Aku sampe berburu banget dari jastip satu ke jastip lainnya buat dapetin satu buku ini. Harus banget dapet karena aku suka Matthew Van Fleet dan karena anak bayi sukaaa banget sama kucing. 

Oke kita bahas isi buku ini ya.. Ini buku paket komplit menurutku. Multi konsep banget. Ada push the tab, touchy feely textures, pull the tab, press the button, dan interactive surprises! Gambar-gambarnya real pic, dengan fotografernya Brian Stanton

Ini fitur push the tab nya. Kalo kamu tekan di bagian arrow-nya, tangan si kucing bakalan gerak-gerak naik turun buat ngambil ball of yarn. Too cute! 

Kalo ini fitur press the button. Tombol merah itu, kalo diteken bisa bunyi cit cit cit. Bukan cuma kucing yang suka squeaky toys. Anak bayi juga sukaaa! πŸ˜… Ini fitur favoritnya anak akuuu.. 

Di beberapa halaman bukunya bisa expandable juga ya..

Ini fitur pull the tab. Kalo kamu tarik bagian arrow-nya, ekor si kucing bakalan gerak-gerak ke kanan dan ke kiri. 

Masih dengan fitur pull the tab, kalo kamu tarik bagian arrow-nya, surpriiise! Akan ada kucing cute yang keluar dari sepatu boots

Yang nggak kalah menarik juga, ada fitur touchy feely textures. Keliatan kan ekor kucing warna kuning yang berbulu halus dan badan kucing warna kecoklatan yang berbulu ikal? Sukaaa! 

Terakhir, ada foto para kucing-kucing tadi dengan disertai nama dan spesiesnya.. Menarik banget kan yaaa? FYI, rating nya di Goodreads adalah 4.33/5. πŸ˜€ Semoga pembahasan buku ini bermanfaat ya buat kamuuu! 

Montessori: Map Work

Akhirnya kita sampai ke buku Montessori yang keempat: Map Work

Entah karena kurang informasi atau emang sebelumnya aku nggak terlalu merhatiin, aku pribadi sih cukup jarang ngeliat buku pengenalan peta untuk anak-anak. Jadi ini adalah buku pengenalan peta untuk anak yang pertama kali aku liat ya.. 

Pertama-tama, kita disajikan gambar bumi yang berbentuk bulat. Dan kita dikasih tau bahwa bumi itu terdiri dari daratan dan lautan. 

Selanjutnya kita diberikan ilustrasi mengenai benua dan samudra. 

Masing-masing benua ditampilkan sebagai berikut:

  1. Dengan menggunakan warna yang berbeda-beda. 
  2. Dicetak dengan tekstur tertentu sehingga bisa diraba. 
  3. Dilengkapi dengan hewan-hewan khas benua tersebut sebagai referensi. 

Dengan mendengar, meraba, dan berinteraksi, diharapkan anak-anak akan memperoleh kemampuan geografis yang sesuai dengan usianya dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tempat dimana mereka berada di dunia ini dengan cara Montessori. 

Oke.. Done ya sharing tentang buku Montessori nya.. Kalo ada buku lainnya yang menurut kamu keren dan kamu pengen aku bahas buku itu di blog, kasih tau aku ya! 

Oh ya, kalo untuk buku-buku Montessori nya, barangkali kamu tertarik tapi nggak tau mau beli dimana, kamu bisa cek instagram @bebacaan karena mereka jual buku-buku ini.. Sampai ketemu di blog post selanjutnyaaa! 🐹

Montessori: Shape Work

Yeiy, giliran buku Montessori ketiga buat dibahas: Shape Work!


Buku pengenalan bentuk emang ada beragam banget di luar sana. Mau tau apa aja yang bikin buku ini spesial? Sebelumnya, aku ingatkan sekali lagi ya, bahwa prinsip dari pembelajaran dengan metode Montessori adalah fokus pada hal yang kongkrit sebelum memperkenalkan hal yang abstrak. 

Pertama-tama, secara kongkrit anak akan diajak untuk meraba garis luar dari suatu bentuk untuk memahami persamaan dan perbedaan dari masing-masing bentuk tersebut. Selanjutnya, anak akan mengenali suatu bentuk yang diilustrasikan sebagai bagian dari objek di dunia nyata. 

Misalnya segitiga sama kaki akan diasosiasikan dengan pohon cemara. Dan segitiga sama sisi diasosiasikan dengan bentuk atap rumah. Pada akhirnya, anak akan mempelajari nama-nama bentuk tersebut. 

Masing-masing bentuk ditampilkan sebagai berikut:

  1. Sesuai dengan kategorinya: ada segitiga, lingkaran, paralelogram, dan poligon
  2. Garis luar dari suatu bentuk dicetak dengan tekstur glossy sehingga bisa diraba
  3. Dilengkapi dengan ilustrasi bentuk di dunia nyata sebagai referensi

Dengan mendengarkan, menjawab, dan meraba setiap halaman pada buku ini, diharapkan anak akan memperoleh kemampuan matematis dan kemampuan spasial dengan cara Montessori. 

Mudah-mudahan pembahasan soal buku ini bisa bermanfaat buat kamu ya.. Kalo kamu penasaran sama buku ini, kamu bisa langsung cek instagram @bebacaan πŸ˜€ Tinggal satu buku Montessori lagi yang belum dibahas. Keep reading ya! 

Montessori: Number Work

Beralih ke buku Montessori yang kedua: Number Work

Buku ini mengenalkan angka dengan cara yang berbeda dengan buku pengenalan angka lainnya. Prinsip pengajaran dengan cara Montessori adalah fokus pada hal yang kongkrit terlebih dahulu sebelum mengenal hal yang abstrak. 

Dalam hal ini, sebagai contoh, simbol angka “3” merupakan sesuatu yang abstrak bagi anak-anak. Maka pertama-tama kita harus membuat anak kita familiar dengan bagaimana rasanya dan bagaimana kelihatannya suatu objek yang berjumlah tiga buah, sebelum mengenalkan simbol angka “3” pada mereka. 

Masing-masing angka yang dikenalkan dalam buku ini ditampilkan sebagai:

  1. Kuantitas untuk dihitung, berupa gambar suatu objek
  2. Tekstur berbentuk angka untuk diraba
  3. Nama dan number rod (batang angka) yang sesuai dengan konteks angka yang dikenalkan

    Melalui mendengar, menjawab, dan meraba angka-angka di setiap halaman, diharapkan anak akan memperoleh kemampuan matematis yang tak ternilai dengan cara Montessori. 

    Gimana? Makin tertarik sama buku-buku Montessori kan? Kalo kamu mau beli buku ini, aku kasih referensi ya.. Silakan kamu liat Instagram @bebacaan aja langsung. Tunggu sharing buku selanjutnya dari aku yaaa! 🐧

    Montessori: Letter Work

    Sesuai janji aku di blog post sebelumnya, kali ini aku mau sharing tentang buku Montessori yang pertama, yaitu Letter Work

    Sebelum memulai pengenalan huruf, pertama-tama buku ini memberikan arahan mengenai cara penggunaan buku ini. Keliatan kan halaman buku sebelah kanan di foto di bawah ini? Kita diajakin meraba-raba aneka macam garis yang digunakan untuk membentuk huruf-huruf. Bukan cuma ada panah buat nunjukin arah gerakan, tapi si garis-garis ini juga punya tekstur yang mirip sama sandpaper

    Berbeda sama buku pengenalan huruf pada umumnya, di buku ini huruf-huruf dikenalkan bukan berdasarkan urutan alfabet. Melainkan berdasarkan gerakan yang dibuat saat kita menuliskan huruf-huruf tersebut. 

    Masing-masing huruf yang diperkenalkan dilengkapi dengan:

    1. Fonetik untuk diucapkan
    2. Tekstur huruf untuk diraba
    3. Gambar dan kata yang sesuai dengan konteks huruf, sebagai referensi

    Dengan mendengarkan bunyi huruf yang diucapkan, meraba bentuk huruf, dan menebak contoh kata yang diawali dengan huruf yang diperkenalkan, harapannya anak-anak akan memperoleh kemampuan pra-baca tulis yang tak ternilai. 

    Kalo kamu tertarik sama buku ini, kamu bisa beli secara online di Instagram @bebacaan ya.. Semoga sharing kali ini bermanfaat buat kamu! 🐧

    Buku Montessori

    Dalam rangka Hari Buku Sedunia yang jatuh tepat di hari ini (23 April), aku mau review (atau mungkin lebih tepatnya sharing aja sih) tentang beberapa buku ya.. 

    Ini adalah buku Montessori untuk anak. Ada beberapa judul yang berbeda ya di seri ini.. Diantaranya:

    1. Montessori: Letter Work
    2. Montessori: Number Work
    3. Montessori: Shape Work, dan 
    4. Montessori: Map Work

    Author dari buku-buku Montessori ini adalah Bobby George. Di luar sana ada banyak banget buku pengenalan huruf, angka, dan bentuk-bentuk. Terus kenapa buku-buku ini spesial? Yang pasti, salah satu alasannya adalah karena buku ini menggunakan pendekatan Montessori. Baik huruf, angka, bentuk, dan peta yang dikenalkan di buku-buku ini, semuanya dicetak dengan tekstur tertentu. Jadi bisa banget untuk disentuh-sentuh! Menarik, kan? Nggak heran kalau rating buku-buku ini di Goodreads selalu di atas 4🌟.. 

    Keempat judul buku di atas bakalan aku bahas satu per satu dengan lebih detail di blog post selanjutnya ya.. Keep reading! 🐧